Kehidupan bukanlah momok. Kesulitan merupakan proses kehidupan. Selama ada kehidupan berarti selalu muncul masalah. Setiap orang merasakan pernak pernik kehidupan. Masalah adalah bumbu kehidupan. Hidup tanpa masalah bagaikan sayur tanpa garam. Kenikmatan rasa dan kandungan sayur tidak dapat dinikmat sepenuhnya tanpa bumbu.
Setiap orang memiliki kemampuan untuk merespon masalah. Kemampuan orang menjawab masalah berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut menunjukkan kapasitas dan kematangan pribadi individual. Masalah kecil dapat menjadi besar dan melebar kemana-mana ketika dijawab oleh individu yang memiliki kapasitas dan kematangan pribadi rendah.
Pada Prinsipnya tidak ada kebenaran hakiki, karena kebenaran adalah milik Allah Tuhan YME. Dalam menjawab masalah pun tidak mungkin ada rumusan 100% jitu. Itulah seni dalam pengambilan keputusan. Keputusan tepat adalah keputusan yang memiliki efek negatif terendah, bukan kebenaran absolut.
Dalam konteks sosial kebenaran absolut sulit diwujudkan dan berbeda dengan rumusan yang bersifat eksakta. Rumusan matematik menyebutkan 1 + 1 = 2. Hasil 2 merupakan absolut. Berbeda dalam konteks sosial, contoh : 1 ekor kambing + 1 ekor harimau = 1 ekor harimau.
Kegagalan dan kesuksesan adalah hasil dari proses kehidupan. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Sehingga kegagalan bukan akhir kehidupan, justeru sebaliknya kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan. Tetapi ironinya, kegagalan adalah momok bagi orang banyak. Mengapa?
Jawabannya tidak sederhana, tetapi sekurang-kurang nya sinyal atas kegagalan dapat dibaca oleh kita. Kegagalan memberikan sinyal kepada pelakunya untuk intropeksi diri dan motivasi untuk maju terus pantang mundur untuk merealisasikan cita-cita kehidupan. Bahasa kerennya adalah merealisaskan Visi kehidupan.
Seseorang yang memiliki visi kuat adalah orang yang memiliki kemampuan merubah masalah sulit menjadi mudah. Sesulit dan serumit apapun masalah yang dihadapi tidak akan banyak mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Seorang Visioner mampu menahan tekanan masalah rumit tersebut dan sekaligus membalik kerumitan masalah dengan mencoba menerobos celah kecil menjadi peluang baik.
Mencari celah dan menerobos di celah sulit pada masalah rumit dapat dilakukan oleh seseorang yang berfikir positif. Berfikir positif merupakan kiat jitu dalam memecahkan masalah, termasuk menjadikan badan sesesorang tersebut sehat dan awet muda ? mau coba ?
Berfikir positif bagi Pebisnis Sukses tidak dapat ditawar-tawar lagi. Sekarang risiko bisnis adalah tinggi. Sekarang adalah era informasi, dimana umur produk cenderung singkat, kejayaan sebuah produk akan bertahan dan berakhir sampai munculnya produk pesaing. Melalui internet perkembangan produk dan perusahaan pesaing menjadi ketat dan penuh kejutan.
Pebisnis Indonesia yang berfikir positif lebih memiliki peluang untuk menjadikan bisnisnya tumbuh dan berkembang membawa Indonesa Bangkit. Industri dalam negeri pun bergairah, berkualitas dan dipercaya oleh bangsanya sendiri.
Kita semua memimpikan produk lokal/ produk Indonesia menjadi primadona tidak hanya di negerinya sendiri tetapi diminati oleh bangsa asing. Ayo berfikir positif !Ayo Indonesia Bangkit !


