Perbedaan bukanlah masalah
Ditulis oleh Iwan Darmawansyah di/pada Maret 9, 2008
Kedengaran lucu tapi kalau dipikir malu juga. Seorang tokoh Agama Ormas Besar menyebutkan bahwa masalah bangsa kita cuma ngintip bulan saja tidak akur, sedangkan bangsa lain jauh sebelumnya sudah pergi ke bulan.
Untuk sekian kalinya, perbedaan penentuan 1 syawal terjadi kembali. Idealnya ingin merayakan nya bersama-sama. tetapi apa daya tangan tak sampai dua ormas besar Muhamaddiah dan NU. Pemerintah sudah berusahan menyatukan dua pendapat tetapi hasil akhirnya tetap berbeda.
Keinginan tinggal harapan, kenyataanya berbeda itu tidak perlu dipersoalkan dan ditarik menjadi persoalan negara. Berbeda itu indah. Dalam dunia usahapun demikian perbedaan harga, kualitas dan kemasan adalah hal yang biasa.
Dalam dunia bisnis perbedaan persepsi justru memperkaya industri itu sendiri. Persepsi adalah respon atas suatu fenomena yang dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu dan pribadi masing-masing. Keinginan yang bervariasi dari konsumen mendorong industriawan untuk selalu inovatif dan kreativitif agar produk dan jasanya tetap di minati pelanggan.



Achun berkata
Perbedaan dalam mengintip bulan saja beda saya setuju ngak ada masalah, namun perbedaan dalam menangani nasib bangsa ini ternyata adallah masalah besar bangsa ini.
Elit Politik sekarang tidak lebih baik dari masa lalu. Kebijakan SBY-KALA belum ada yang dapat mengghibur hati rakyat kecil yang semakin terjepit dalam kesengsaraan, Baiknya Mundur Aja!…. atau diturunkan !!……