Beranda » Buku : Kiat Penjualan sukses » Bab 10 : Kiat Ke 9. Saya Selalu di Hati Pembeli

Bab 10 : Kiat Ke 9. Saya Selalu di Hati Pembeli

Kesinambungan sebuah bisnis, jauh lebih penting daripada keuntungan itu sendiri. Perusahaan mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, tetapi hal itu tidak menjamin perusahaan tidak bangkrut dalam jangka waktu menengah (3-5 tahun) dan panjang (5-10 tahun).

Misalkan kapasitas jual sebuah toko ABC adalah 100 unit per hari atau 2.500 unit dengan harga jual per unit Rp 25.000,-, jadi omset per hari Rp 2.500.000,-/per hari atau omset per bulan Rp 62.500.000,-. (25 hari kerja/bln).

Pertanyaannya apakah volume penjualan 100 unit per hari atau 2.500 unit meningkat, tidak berubah, atau justeru menurun. Jawabannya bergantung apakah perusahaan mampu mendapatkan pembeli baru atau mampu menciptakan pelanggan yang loyal.

Saya Selalu dihatimu

Jika produk yang dibeli pelanggan memiliki nilai kepuasan yang lebih besar dari nilai pengharapan pelanggan, maka minimal ketika ada kebutuhan yang sama kecenderungan pelanggan akan membeli produk yang sama dalam jumlah yang sama atau malah lebih banyak seiring dengan peningkatan kebutuhan.

Ungkapan SAYA SELALU DIHATIMU mungkin tepat untuk mengambarkan produk yang tidak sekedar terjual tapi bisa bernilai lebih daripada nilai pengharapan pelanggan.

Kalau yang terjadi sebaliknya, pelanggan kecewa mengkonsumsi produk yang ditawarkan, maka dapat dipastikan keuntungan yang didapat adalah semu. Artinya keuntungan selanjutnya cenderung menurun karena pengguna produk mengurangi permintaan bahkan selanjutnya beralih ke merek yang lain.

Jangan sampai pelanggan “selingkuh” tidak loyal

Dalam manajemen pemasaran, perusahaan tidak boleh hanya fokus pada kepuasan pelanggan saja. Perilaku pesaing dalam industri dapat juga menjadi ancaman. Jika perusahaan lengah, pelanggan yang sebelumnya dianggap loyal bisa saja tergoda dan berubah menjadi pelanggan yang SELINGKUH (tidak loyal…red).

Pelanggan yang loyal dipelihara hingga Ia fanatik terhadap produk dan merek yang ditawarkan. Komunitas pelanggan perlu dibangun melalui program kehumasan (public relation), melalui pameran, event, expo, Kegiatan sosial dan sebagainya.

Sembilan Tip menjawab kiat ke 9

Ada 9 Tip bagaimana produk dan jasa selalu diterima pelanggan dan selalu mendapat tempat dihatinya :

Tip Ke 73 : Saya selalu di hati bukan karena Diatas Kertas.

Kualitas adalah suatu derajat baik buruknya suatu produk. Produk yang berkualitas adalah produk yang diharapkan para pelanggan. Kepuasan akan penggunaan produk bergantung seberapa besar nilai atas produk itu sendiri.

Produk yang bernilai tinggi adalah produk yang berkualitas seperti yang ditulis di katalog secara terus menerus. Sehingga produk yang dijual selalu dapat tempat dihati pelanggan.

Tip Ke 74 : Saya selalu di hati karena Tanggap

Selalu merespon secara positif keluhan pelanggan adalah syrat mutlak bagi penjual sukses. Penjual adalah pemecah masalah atas keluhan pelanggan bukan justru pemukul keluhan. Artinya penjual jangan alergi dengan keluhan bahkan kritikan. Kritikan yang membangun diperlukan dalam rangka penyempurnaan produk.

Keluhan ataupun kritikan adalah informasi yang berharga walaupun pahit. Budaya mendengar perlu dibangun. Ketika Anda mendengar penjelasan calon pembeli, celah-celah jalan menuju pintu “transaksi” kesuksesan semakin terbuka. Anda semakin tahu “keluhan” kebutuhan dan keinginannya.

Tip Ke 75 : Saya selalu di hati karena Solusi bukan Ilusi

Seperti kita ketahui bersama bahwa ilusi adalah impian atau angan-angan yang tidak menjadi kenyataan. Mimpi adalah keinginan yang mucul dialam bawah sadar manusia. Keinginan yang kuat dapat merangsang alam bawah sadar untuk memvisualisasikan apa yang menjadi harapannya.

Manusia yang memiliki keinginan yang kuat tidak tepat kalau disebut pemimpi. Karena mimpinya akan diwujudkan dengan kerja keras. Sedangkan pemimpi sendiri hanya dapat menghitung bintang dilangit tanpa mampu mewujudkan impiannya tersebut.

Bagi seorang penjual keinginan yang kuat untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan dapat merangsang alam sadarnya dan merefleksikannya kedalam upaya-upaya yang selalu beorientasi sayalah “problem solver” bukan sekesar ilusi “pepesan kosong”.

Tip Ke 76 : Saya selalu di hati karena bukan Kemunafikan

Kemunafikan adalah sikap tidak terpuji. Yaitu suatu sikap yang dilandasi dengan hati bersih dan apa adanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan produk.

Kejujuran mungkin barang langka dimasa sekarang. Bagi Anda yang menjunjung tinggi kejujuran jangan kuatir disebut manusia langka.

Penjual sukses adalah manusia pilihan dan langka. Menjadi penjual sukses terbuka buat Anda yang jujur berkata dan bersikap. Hidup tenang dan sehat walafiat serta penghasilan yang meningkat adalah impian yang menjadi kenyataan buat Anda penjual “jujur”.

Kejujuran adalah sikap terpuji dan sekaligus melatih penjual “jujur” untuk sabar bagaimana menghimpun keuntungan yang relatif kecil rupiah demi rupiah tetapi terus meningkat seiring dengan sosok Anda “kejujuran” yang mendapatkan tempat dihati pelanggan.

Tip Ke 77 : Saya selalu di hati Bukan Sekedar Perniagaan

Dengan memberikan pelayanan yang prima, penjual mampu meningkatkan jalinan hubungan dari sekedar hubungan bisnis menjadi hubungan persaudaraan. Sesuai dengan falsafah jawa “Tuno satak bathi Sanak” yang sudah dibahas dibagian terdahulu buku ini.

Hal ini diperkuat oleh pakar marketing Kotler yang menyebutkan bahwa “derajat hubungan mulai dari sekedar pembeli sekali (the first-time custumers) pembeli berulang (repeat constomers) pelanggan (clients) penganjur/penyokong (advocates) mitra (partner).

Kemitraan adalah hubungan persaudaraan. Mitra setia akan merasakan keprihatinan ketika perusahaan mengalami kerugian. Sebaliknya mitra setia merasakan kebahagiaan ketika tahu bahwa perusahaan mengalami kemajuan.

Begitu pula, pejual menjadi prihatin dan tanggap untuk segera mengganti produk yang dijualnya ketika tahu bahwa mitra yang setia mendapatkan paroduk kualitas rendah.

Mekanisme itu akan berjalan terus menerus sepanjang masing-masing pihak menyadari bahwa mementingkan persaudaraan lebih baik daripada mementingkan perniagaan semata-mata.

Tip Ke 78 : Saya selalu di hati bukan untuk laba semata

Motif seseorang untuk membeli suatu produk adalah karena produk tersebut dianggap dapat bermanfaat buat pemakainya. Transaksi terjadi kalau motif tersebut didukung daya beli dari pembeli tersebut.

    Prioritas utama bagi penjual suskes adalah menetapkan penilaian bahwa bobot azas manfaat lebih besar daripada bobot keuntungan. Sehingga setiap produk yang digunakan oleh pelanggan selalu dapat memberikan kepuasan maksimal.

    Orientasi kemanfaatan bukan meniadakan aspek pentingnya keuntungan tetapi justru menjamin kesinambungan perusahaan dimasa mendatang. Keuntungan adalah penting untuk menopang kehidupan perusahaan dan dapat memberikan kontribusi nyata kepada pemegang kepentingan (stake holders).

    Bagaimana mungkin perusahaan dapat membeli bahan baku/barang jadi, membayar upah dan gaji karyawan serta menyelenggarakan operasional perusahaan tanpa mengharapkan keuntungan. Tetapi keuntungan adalah bukan semata-mata, karena banyak hal penting lainnya yang perlu diperhatikan perusahaan seperti : kepuasan pelanggan, kesejahteraan karyawan, kemaslahatan masyarakat, kontribusi pajak, dan sebagainya.

Dengan pnjual lebih berorientasi kepada kemanfaatan produk daripada keuntungan semata-mata, maka hakekatnya penjual memupuk hubungannya dengan pembeli ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu menjadi mitra bukan sekedar pembeli “latahan”.

Tip Ke 79 : Saya selalu di hati karena komplain pelanggan

Kebiasaan buruk banyak penjual adalah lebih merespon, menyapa dan melayani pelanggan baru daripada melayani pembeli lama. Dalam rangka mengupayakan bagaimana menarik pelanggan baru sebanyak-banyaknya, maka waktu dan energi penjual banyak tersita. Sehingga kecil sekali prioritas untuk merespon klaim atau keluhan dari pelanggan lama.

Tanpa disadari semakin-lama sikap seperti itu adalah kontraproduktif. Sehingga semakin banyak pelanggan lama yang kecewa dan beralih ke produk pesaing.

Saya selalu di hati karena mendahulukan komplain Pelanggan Lama daripada bertemu dengan Pelanggan Baru adalah ungkapan guna memastikan pelanggan lama tidak kecewa.

Tip Ke 80 : Saya selalu di hati karena Amanah

Penjual Amanah adalah penjual yang memiliki sikap penuh tanggung jawab. Tanggung jawab penjual terhitung sejak produk itu digulirkan sampai dengan purna jua (after sales service).

Kebanyakan, semangat dan tanggung jawab yang tinggi seorang penjual hanya sampai dengan terwujudnya transaksi penjual. Setelah itu orientasi berpaling kepada calon pembeli baru. Sikap demikian terlalu berorientasi jangka pendek. Dapat dipastikan sikap seperti itu justru menutup pintu-pintu kesuksesan jangka mengengah dan panjang.

Penjual yang selalu dihati pembeli adalah seseorang yang memiliki komitmen tinggi untuk melaksanakan kewajiban secara terus menerus sepanjang penggunaan produk.

Tip Ke 81 : Saya selalu di hati bukan karena Nafsu.

Kehidupan manusia hidup tidak akan pernah lepas dengan sifat nafsu. Kita semua mengenal nafsu sebagai sifat khas binatang. Sehingga jika manusia melakukan perbuatan dengan landasan nafsu sering disebut manusia berprilaku kebinatangan.

Seperti kita ketahui manusia sebagi mahluk yang paling mulia dan yang membedakan dengan Malaikat adalah nafsu. Ternyata manusia memiliki sifat dasar nafsu tetapi memiliki alat kontrol, yaitu akal. Dengan akal untuk berfikir, manusia diharapkan mampu mengendalikan nafsunya untuk kesejahteraan manusia dimuka bumi ini.

Nafsu yang berakal merupakan faktor pendorong manusi dalam meraih kemajuan. Tanpa “nafsu berakal” ambisi seorang manusia sulit untuk meraih cita-cita hidupnya.

Bagi seorang penjual yang berhati nurani akan mampu mengendalikan nafsu dengan fikiran dan hati sehingga pembeli akan mendapatkan produk yang sebenar-benarnya. Pembeli akan mendapatkan produk apa adanya yang sesuai dengan harapannya.

Menjual dengan hati

Seorang Penjual hendaknya menjual dengan HATI NAN TULUS ikhlas dan mampu mengetarkan hati pembeli. Saya “PENJUAL” selalu dihati-Mu “Pelanggan” merupakan ungkapan yang bisa dijadikan pedoman dalam melakukan berbagai aktivitas pemasaran.

Sesuatu yang disampaikan dengan hati akan diterima dengan hati pula. Gambaran hati adalah cerminan kebenaran. Kata hati yang paling dalam adalah kata Tuhan pencipta alam semesta.

Seorang penjual harus memiliki hati yang tulus ikhlas. Dengan kerja keras dan penuh dengan keikhlasan sesuatu yang sulit terasa mudah, yang jauh terasa dekat, yang gelap terlihat terang benderang, yang tidak mungkin terjual, yakinlah Insya Allah produk yang Anda jual akan diterima oleh banyak pembeli.

Mengutip sebagian syair lagunya Aa Gym seorang Ustat dan entrepreneur :

Jagalah Hati jangan kau kotori

Jagalah Hati jangan kau Nodai

Jagalah Hati Lentera hidup ini…

Dari dari syair lagu diatas hati merupakan lentera hidup ini. Agar lentera hidup terang benderang, maka lentera tersebut jangan dikotori atau dinodai.

Dengan kata lain segumpal darah yang namanya hati harus dipelihara sepanjang hidup, hati yang baik menjadikan organ tumbuh menjadi baik, atau sebaliknya hati yang buruk makan buruk pula organ yang lain.

  1. Hati yang baik, maka akal juga berfikir yang baik-baik…

  2. Hati yang baik, maka mata juga melihat yang baik-baik…

  3. Hati yang baik, maka telinga juga mendengar yang baik-baik…

  4. Hati yang baik, maka lidah juga mengucapkan yang baik-baik…

  5. Hati yang baik, maka tangan juga mengerjakan yang baik-baik…

  6. Hati yang baik, maka Kaki juga melangkah yang baik-baik…

Berfikir dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan pertama

Melihat dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan Kedua

Mendengar dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan Ketiga

Mengucapkan sesuatu dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan Keempat

Mengerjakan dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan Kelima

Melangkah dengan baik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli berarti Anda sudah menempuh satu anak tangga kesuksesan Kelima

 


3 Komentar

  1. Roudhoni mengatakan:

    Dalam dunia marketing, kesinambungan jalinan kerja sama dengan Customer ialah hal utama yang perlu dijaga. Karena dengan adanya kerja sama tersebut, customer kita dapat menjadi marketer yang secara tidak langsung dapat membantu pencapaian omset kita.

    Adapun cara bagaimana kita dapat menjalin kerja sama ini, salah satunya ialah “Kita selalu berada di hati Customer”. Dan adapun kiat dan tip-tip nya bisa kita peroleh dalam buku ini.

  2. desy mengatakan:

    Dalam melakukan suatu penjualan, seorang penjual harus memperhatikan kiat-kiat dalam menghadapi pembeli. Lakukanlah penjualan itu dengan bisnis yang mengacu kepada hati pembeli dengan tujuan agar pembeli merasa tidak terpaksa dengan apa yang ditawarkan oleh penjual. Ambilah hatipembeli agar merasa tidak terpaksa, jadi pembeli benar- benar butuh dengan apa yang ditawarkan.

  3. Ebit mengatakan:

    Memang benar apa yang penulis ceritakan diatas bahwa menjaga hati agar tetap bersih tidak lah mudah apalagi kita didunia bisnis dan didunia pemasaran karena dalam dunia bisnis dan dunia pemasaran hati sesorang akan gampang sekali menyimpang kalau tidak benar-benar kita jaga.tapi didalam buku penulis ada memberikan tip-tip untuk menjaga hati kita agar tetap bersih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tunas Nusantara Jaya

indonesia_flag.gif

Berkibarlah Selalu

Blog Stats

  • 386,935 hits

Yang Sedang Belajar

website counter

Beasiswa Wirausaha, Mau?

Yang Cepet - Dapet!!! Klik Aja

beasiswa1.png

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d blogger menyukai ini: