Beranda » Buku : Kiat Penjualan sukses » Bab 5: Kiat Ke 4. Saya Yakin Ini PembeliNya

Bab 5: Kiat Ke 4. Saya Yakin Ini PembeliNya

 

Informasi adalah penting. Tanpa dukungan informasi yang memadai pengambilan keputusan yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan penjualan tidak dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Pentingnya informasi tentang calon pembeli.

Kegiatan penjualan yang efektif dan efisien memerlukan informasi tentang calon pembeli. Calon pembeli merupakan sasaran kegiatan penjualan. Berbagai hal tentang calon pembeli perlu diketahui. Informasi tentang kebutuhan dan keinginan, tingkat penghasilan, selera dan sebagainya.

Setiap perusahaan harus memiliki daya saing yang tinggi. Dengan demikian produk, merek atau instansi perusahaan memiliki nilai kepuasan yang lebih besar`dari harapan pelanggan. Sehingga Omset dan profitpun meningkat.

Perusahaan yang memiliki daya saing tinggi selalu mempraktekkan manajemen yang berorientasi kualitas. Salah satu syarat penting terwujudnya manajemen berbasis kualitas adalah efisiensi kerja. Kegiatan perusahaan disebut efisien ketika aktivitas usahanya berjalan pada skala ekonomis. Aktivitas perusahaan pada skala ekonomis dapat terwujud ketika biaya-biaya produksi tetap dan jumlah unit produksi meningkat.

Sembilan Tip menjawab kiat ke 4

Selanjutnya ada 9 Tip untuk mendapatkan data-data tentang calon pembeli :

Tip Ke 28 : Saya yakin dari Survey.

Survey pembeli adalah suatu upaya untuk mendapatkan informasi cara menguji dan mendeskripsikan prospektif terhadap objek yang diteliti, yaitu tantang pembeli.

Tip Ke 29 : Saya yakin dari Observasi.

Observasi pembeli adalah suatu upaya untuk mendapatkan informasi dengan cara mengamati langsung maupun tidak langsung terhadap objek yang diteliti, yaitu tentang pembeli.

Tip Ke 30 : Saya yakin dari Kuisioner.

Isian Kuisioner pembeli adalah sebuah intrument yang memuat berbagai daftar pertanyaan yang tentang prospek objek yang diteliti, yaitu tentang pembeli.

Karena media komunikasi tertulis dan peneliti tidak selalu bisa bertatap muka dengan responden, maka perancangan kuisioner harus berorientasi responden bukan surveyor.

Penulis pernah mengunjungi pameran produk anak di JHCC, dimana industri produk anak mulai dari makanan, mainan, pendidikan, kesehatan dan banyak lainnya ikut serta. Ketika penulis berkunjung ke sebuah stand susu anak, maka dengan ramahnya seorang penjaga stand menyapa ramah :

Silakan masuk pak!

Ada yang bisa kami bantu !

Atas kehadirannya bapak akan mendapatkan door price ? tetapi sebelumnya mengisi terlebih dahulu kuisioner dari kami ?

Apa Bapak bersedia !

Itulah cara efektif bagaimana menarik perhatian calon pembeli melaui isian kuisioner ?

Tip Ke 31 : Saya yakin dari Wawancara.

Yaitu suatu cara pengumpulan data melalui tanya jawab secara langsung kepada objek yang ditelitinya yaitu pembeli.

Objek penelitian adalah pembeli potensial. Informasi dapat diketahui lamgsung dari responden. Hasil wawancara sering pula disebut data primer, yaitu data yang dihasilkan langsung dari responden.

Keberhasilan wawancara tidak pernah lepas dari kemampuan pewawancara dalam mengeksplorasi responden. Jawaban responden diharapkan obejektif dan bebas dari kepentingan.

Faktor waktu dan tempat harus menjadi perhatian pewawancara agar proses wawancara dapat berlangsung lancar.

Tip Ke 32 : Saya yakin dari Kepustakaan

KEPUSTAKAAN adalah sumber referensi bersifat akademis melalui buku, jurnal, media cetak lainnya bahkan CD-ROM.

Koleksi pustaka terdiri dari buku ilmiah, buku populer, jurnal ilmiah, dan sebagainya. Referensi pustaka bersifat teori, konsep, dalil, hasil penelitian dan lain-lain.

Persepsi, perilaku, dan kharakter serta trend pasar sasaran yang dapat diakses dari koleksi perpustakan dapat dijadikan acuan dalam menjalankan aktivitas penjualan.

Tip Ke 33 : Saya yakin dari Intelejen Pemasaran

INTELEJEN PEMASARAN adalah adalah orang yang bertugas mencari berbagai keterangan tentang kebutuhan dan keinginan pembeli.

Melalui berbagai keterangan tentang kebutuhan dan keinginan, selera, daya beli pembeli, saluran distribusi dan promosi yang efektif dan sebagainya.

Informasi intelejen diketahui lebih dini dalam rangka mengatisipasi perubahan kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Penjual harus lebih dini tahu perubahan selera konsumen, dampak kenaikan BBM tiga bulan mendatang, pesaing akan meluncurkan TV Flat dengan harga biasa.

Berdasarkan rekomendasi aktivitas intelegen, maka diharapkan penjual lebih tanggap dan responsif terhadap berbagai perubahan.

Tip Ke 34 : Saya yakin dari Pramuniaga

PRAMUNIAGA adalah seseorang yang berprofesi pelayan toko/departement store/supermarket dan sebagainya.

Pramuniaga adalah ujung tombak penjualan toko, departement store, toko swalayan maupun hypermarket. Sikap ramah, murah senyum, tanggap atas berbagai pertanyaan, penguasaan berbagai hal tentang produk, penampilan yang serasi, komunikatif adalah sifat mutlak yang harus dimiliki seorang penjual.

Pramuniaga bukan hanya menjalankan tugas penjualan, tetapi juga dimungkinkan untuk menampung berbagai kesan, pesan, keluhan, ataupun kebutuhan dan keinginan sesungguhnya.

Oleh karenanya penjual tidak hanya dibekali bagaimana cara menjual efektif, tetapi juga dibekali ketrampilan bagaimana mengumpulkan informasi tetang kepuasan pelanggan.

Informasi dari pembeli merupakan umpan balik bagi penyempurnaan produk..

Tip Ke 35 : Saya yakin dari Distributor

DISTRIBUTOR adalah pihak yang aktifitas utamanya adalah menyalurkan/menjual produk dari produsen kepada pengecer untuk dijual kembali bukan untuk digunakan atau dikonsumsikan.

Distributor memiliki kesempatan untuk mengetahui berbagai informasi yang berguna bagi penjual sendiri, seperti:

  1. Sejauhmana tanggapan pengecer terhadap produk ?

  2. Produk mana saja yang diminati pengecer ?

  3. Apakah produk memiliki nilai jual yang tinggi bagi penjualan ?

Tip Ke 36 : Saya yakin dari Pengecer

PENGECER adalah seseorang atau organisasi yang aktivitas utamanya adalah menyalurkan/menjual produk dari distributor kepada pelanggan untuk digunakan atau dikunsumsikan bukan untuk dijual kembali.

Pengecer tidak bukan saja ujung tombak penjualan, tetapi juga pintu masuk berbagai informasi mengenai kepuasan pelanggan. Informasi ini berguna bagi produsen sebagai evaluasi atas kinerjanya.

Apakah nilai produk sesuai dengan harapan pelanggan. Umpan balik diperlukan dalam rangka memelihara hubungan baik antara produsen/ penjual dan konsumen.

 

Setelah DATA-DATA CALON PEMBELI di peroleh dan disusun berdasarkan kriteria tertentu, seperti berdasarkan wilayah, jenis kelamin, umur, tingkat pendapatan, status sosial, gaya hidup dan sebagainya, selanjutnya cocokkan dan sesuaikan dengan TARGET PASAR yang telah ditetapkan perusahaan dengan berpedoman pada analisis SWOT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisis SWOT

Faktor-faktor lingkungan baik internal maupun eksternal perlu diperhatikan, karena akan mempengaruhi kinerja sebuah perusahaan. Penjual harus mampu memaksimalkan kekuatan (strenght), menutup kelemahan (weak), mencuri kesempatan (oppurtunity), dan mengantisipasi ancaman (threat).

  1. Lingkungan internal – Kekuatan/Kelemahan (S/W=Strenght/weak)

Lingkungan internal adalah kondisi-kondisi dari dalam perusahaan sendiri yang melingkupi dan mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti penetapan harga, produk, promosi, distribusi, skil penjual, manajemen, sistem informasi, dan sebagainya.

  1. Lingkungan Eksternal – Peluang/ancaman (O/T=Oportunity/Threat)

Lingkungan eksternal adalah kondisi-kondisi dari luar perusahaan sendiri yang melingkupi dan mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti perekonomian, kependudukan, sosial budaya, peraturan pemerintah dan asosiasi, Gaya hidup, gaya sosial dan sebagainya.

Faktor-faktor internal bisa dikendalikan sedangkan faktor-faktor eksternal diluar kendali oleh perusahaan.

Proses pencocokkan hendaknya dilakukan secara cermat dan dilanjutkan dengan menyusun data pembeli potensial, dengan format seperti dibawah ini:

 

Target Pasar : XYZ

No Nama Produk Target Pasar Catatan

 

Target Pasar : DEF

No Nama Produk Target Pasar Catatan

Target Pasar : dst….

Kecermatan mencocokkan target pasar dengan profil calon pembeli menentukan keberhasilan pencapaian volume penjualan.


5 Komentar

  1. Roudhoni mengatakan:

    Salah satu cara menganalisa target pasar yang hendak kita capai ialah dengan cara atau metode “SWOT”. Dengan menguasai metode ini, maka dapat dikatakan kita telah mencapai keberhasilan 50%, walaupun belum bertemu dengan target pasar. Hal ini dapat dikatakan seperti demikian karena, pada saat ketemu dengan target pasar nanti, kita akan menjumpai kendala-kendala ataupun permasalahan (kelemahan dan Ancaman) yang datang menghampiri. Dengan bebrbekal analisa SWOT, maka kendala-kendala ataupun permasalahan (kelemahan dan Ancaman) tersebut dapat diprediksi sebelumnya dan kita dapatkan jawabannya.

    Adapun kekutan serta peluang yang kita miliki, dapat kita jadikan senjata untuk pencapaian target atau tujuan kita pada target pasar.

  2. Ebit mengatakan:

    Dari ke 36 Tip tersebut diatas saya sangat setuju sekali dengan Tip yang ke 33 masalah Intelijen Pemasaran.karena dengan dengan adanya intelijen pemasaran kita jadi tahu dengan selerah pembeli dan daya pembeli dan selain itu juga kita dapat mngetahui imformasi-imformasi tentang pemasaran yang behubungan langsung dengan pembeli atau konsumen.

  3. Sugati mengatakan:

    strategis promosi memang harus mencapai target pasar untuk itu harus kita perhatikan Pelanggan kita karena dari kebutuhan , gaya hidup seseorang yang diperlukan tidaklah sama dari mulai penawaran sampai banyaknya permintaan , pelanggan selalu mendapat informasi dari yang kita promosikan dan kita harus membuat pelanggan kita, strategis promosi harus kita membuat menarik

  4. desy mengatakan:

    Berdasarkan analisis limgkungan bahwa suatu perusahaan mempunyai suatu kekuatan baik dari dalam maupun dari luar yaitu SWOT. Analisis lingkungan dari dalam yaitu kekuatan dan kelemahan sedangkan dari luar peluang dan ancaman. Dari dalam perusahaan itu sendiri harus mempunyai kekuatan kinerja, produktivitas, harga, kwalitas. sedangkan dari luar perusahaan sangat mempengaruhi lingkungan seperti ekonomi, sosial, budaya, hukum , politik dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tunas Nusantara Jaya

indonesia_flag.gif

Berkibarlah Selalu

Blog Stats

  • 386,935 hits

Yang Sedang Belajar

website counter

Beasiswa Wirausaha, Mau?

Yang Cepet - Dapet!!! Klik Aja

beasiswa1.png

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d blogger menyukai ini: