Beranda » Buku : Kiat Penjualan sukses » Bab 7: Kiat Ke 6. Saya Presentasikan Yang Pembeli Mau

Bab 7: Kiat Ke 6. Saya Presentasikan Yang Pembeli Mau

Ada ungkapan yang bijak :

 

  1. Apa yang engkau berikan kepada bangsamu bukannya apa Saya dapat dari bangsaku.

  2. Memberi lebih mulia daripada menerima

Ungkapan diatas menunjukkan sikap manusia sebagai mahluk sosial. Seorang Penjual merupakan mahluk sosial yang dituntut kreatif dan inovatif serta memegang teguh prinsip “Manusia Sosial” seperti ungkapan diatas.

Aktivitas dan Orientasi Presentasi

Aktifitas penjual hendaknya dapat memberi solusi taktis bagi khususnya bagi pelanggan. Ibarat filosofi memancing, jika ingin mendapatkan ikan yang besar harus dengan umpan yang besar.

Perlu diingat bahwa orientasi presentasi adalah kebutuhan pembeli bukan penjual. Penjual yang cermat mengetahui kebutuhan sesungguhnya pembeli.

Semakin besar informasi tentang produk oleh penjual kepada pelangggan maka semakin besar pemahaman pelanggan atas produk yang ditawarkan.

Penyampaian informasi tentang produk harus dipresentasikan dengan baik.

Sembilan Tip menjawab kiat ke 6

Tip Ke 46 : Saya presentasikan dengan Efektif.

Yaitu bahasa yang lugas, tegas, bebas dari multitafsir yang bisa membingungkan pendengarnya.

Seringkali kegagalan penjualan disebabkan oleh miskomunikasi. Bahasa selaku komponen penting dari komunikasi merupakan media penyampaian pesan dari pejual kepada pembeli.

Penempatan kata yang dalam rangkaian kalimat memperkuat subtansi dari pesan itu sendiri, sebaliknya produk yang bagus tetapi karena penempatan kata yang tidak tepat dalam rangkaian kalimat menjadi kontra produktif.

Sejatinya ditutup dengan transaksi, tetapi justru memunculkan persepsi negatif terhadap produk yang ditawarkan.

Contoh : Kata tuntutan sebaiknya diganti dengan kata harapan. Sebab tuntutan berkonotasi persoalan hukum daripada bahasa bisnis.

Tip Ke 48 : Saya presentasikan dengan Gaya

Yaitu bentuk komunikasi yang mampu menggugah hasrat calon pembeli untuk mendapatkan produk yang ditawarkan.

Gaya presentasi masing-masing orang berbeda satu dengan yang lain. Pengalaman dan ketrampilan seseorang membentuk kharakter menjadi pribadi-pribadi yang mungkin menarik, biasa-biasa saja atau bahkan membosankan.

Anda semua tidak perlu kuatir, gaya komunikasi seseorang bisa dipelajari. Banyak lembaga-lembaga pengembangan kepribadian dan komunikasi menawarkan program-programnya. Bagi Anda yang luar biasa dan suka belajar otodidak, tidak kurang buku-buku yang dapat menjadi referensi tentang bagaimana meningkatkan pesona pribadi.

Tip Ke 49 : Saya presentasikan dengan Santun.

Yaitu sikap yang mampu menunjukkan pentingnya produk bagi pembeli tanpa membuat pembeli tidak nyaman.

Sikap santun dapat menarik simpatik pembeli untuk bersedia mendengarkan presentasi penjual. Tidak sedikit faktor personal menentukan apakah terjadi transaksi atau tidak.

Tip Ke 50 : Saya presentasikan dengan Keterbukaan.

Yaitu sikap yang mampu memberikan informasi seluas-luasnya kepada pembeli tanpa menutup-nutupi kelemahan atas produk.

Sikap penjual dengan menjelaskan tentang produk apa adanya, tidak lebih dan tidak kurang ternyata mampu mewujudkan jalingan hubungan yang baik serta menumbuhkan sikap saling percaya antara penjual dengan pelanggan.

Tip Ke 51 : Saya presentasikan dengan Kejujuran.

Yaitu suatu sikap yang dilandasi dengan hati bersih dan apa adanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan produk.

Kejujuran mungkin barang langka dimasa sekarang. Tetapi bagi Anda yang terbiasa jujur jangan kuatir dan jangkat takut disebut manusia langka. Penjual sukses adalah manusia pilihan dan manusia langka. Menjadi penjual sukses terbuka buat Anda yang jujur berkata dan bersikap.

Tip Ke 52 : Saya presentasikan di Waktu Yang Tepat.

Yaitu pemilihan waktu untuk bertindak tepat sesuai dengan situasi dan kondisi dilapangan. Jarum jam tidak mungkin berputar ke belakang, sehingga manfaatkan betul momentum yang ada. Jangan biarkan momentum ditelan oleh sikap ketidak disiplinan Anda dalam mengatur waktu. Mengelola watu untuk kapan memulai dan kapan untuk mengakhirinya.

Sikap disiplin hanya sulit pada saat memulainya dan selanjutnya begitu mudah dan indah untuk dilakukan.

Tip Ke 53 : Saya presentasikan di Tempat Yang Tepat.

Tempat yang tepat yaitu pemilihan tempat dengan kharakteristik yang sesuai dengan situasi dan kondisi dilapangan.

Keberhasilan negosiasi penjualan tidak sekedar ditentukan oleh kualitas negosiator dan materi presentasi, tetapi juga ditentukan oleh kejelian dalam Anda memilih tempat pertemuan. Tempat pertemuan seyogyanya dapat membuat Anda dan pembeli merasa nyaman.

Kalau memungkinkan pilihlah tempat negosiasi dimana penjual merasa yakin, nyaman, mantap, sehingga presentasi bisa berjalan efektif.

Pilihan tempat bisa di kantor, di rumah, di Mall, dilapangan, di toko, di sekolah dan sebagainya.

Tip Ke 54 : Saya presentasikan dengan Sepenuh Hati.

Yaitu presentasi yang dilakukan dengan sepenuh hati akan mampu mengetarkan hati calon pembeli.

Bung Karno terkenal Orator Ulung. Kata demi kata keluar dari mulutnya bagai anak-anak panah yang menusuk hati pendengarnya.

Jika engkau berikan 10 pemuda akan saya tundukkan dunia. Ucapan yang diluarkan dengan sepenuh hati ternyata mampu menggerakkan hati rakyat.

Menjual dengan hati akan berdampak luas dan berhasil guna. Ironi kiranya jika hanya menjual dengan lisan saja tanpa dorongan hati. Getaran hati akan merangsang pendengarnya untuk memberi perhatian, menyimak, memahami yang pada akhirnya menggerakkan minat pendengarnya untuk membeli.

Bersikap Penuh harapan

Ketika presentasi akan berakhir, jangan lupa ditutup dengan harapan penjual. selanjutnya apakah ditutup transaksi atau penundaan, dengan alasan pembeli perlu waktu untuk berfikir. Hal ini bergantung pada situasional negosiasi.

Sekurang-kurangnya dari tatap muka penjual sudah mengetahui kebutuhan dan keinginan pembeli. Mungkin saja pembeli masih perlu berfikir karena uangnya kurang, atau tidak cocok coraknya, warnanya, kemasannya, mereknya dan sebagainya. Yang jelas ketika pembeli belum menolak untuk membeli, peluang masih terbuka.

Belum menolak artinya pembeli ingin membeli produk yang ditawarkan tetapi kurang syarat, seperti harga yang dianggap mahal, model yang dianggap kuno, dan sebagainya.

 


4 Komentar

  1. Roudhoni mengatakan:

    Hasil dari presentasi ialah :

    01. Closing dengan hasil adanya omset penjualan.
    02. Pending atau Penundaan terhadap adanya omset penjualan.

    Bagi saya, tidak ada hasil dari sebuah hasil presentasi yang berbunyi “No Closing”, hanya ada kata Closing or Pending. Bila hasilnya Pending, maka saya akan rubah metode presentasi saya yang lebih sesuai dengan calon customer saya.

  2. Ebit mengatakan:

    Dari beberapa presentasi diatas,presentasi yang paling sukar atau paling susah dicari disaat ini adalah presentasi kejujuran karena kujujuran adalah suatu hal yang sangat langka dizaman sekarang ini.karena secara tidak langsung kejujuran juga suatu modal untuk mencapai kesuksesan.

  3. desy mengatakan:

    Sebagai seorang penjual harus memperhatikan kemauan dan apa ang dibutuhkan oleh pembeli. Dengan demikian cobalah presentasikan apa yang dinginkan oleh pembeli misalnya dengan melihat dan memperhatikan gaya hidup, waktu dan tempat yang sesuai dengan selera konsumen. hal itu bertujuan untuk menarik perhatian pembeli.

  4. Sugati mengatakan:

    Seorang penjual memang harus mempunyai dasar-dasar yang kuat diantaranya mental yang kuat untuk menghadapi para pelanggan bila dalam melaksanakan presentasi agar pembeli juga mau turut serta bekerja sama dan dapat memahami arah bisnis yang diinginkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tunas Nusantara Jaya

indonesia_flag.gif

Berkibarlah Selalu

Blog Stats

  • 386,935 hits

Yang Sedang Belajar

website counter

Beasiswa Wirausaha, Mau?

Yang Cepet - Dapet!!! Klik Aja

beasiswa1.png

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d blogger menyukai ini: